Suara.com - Rais A'am PBNU Ma'ruf Amin menyatakan, organisasinya bakal terus membantu untuk menangkal segala bentuk serangan radikalisme.
Hal itu dikatakan Ma'ruf usai mengkukuhkan kepengurusan PBNU 2015-2020 pimpinan Said Aqil Siraj di Mesjid Istiqlal, Sabtu (5/9/2015).
"NU akan menjaga dari paham-paham yang menyimpang yang dapat menghancurkan NKRI," kata Ma'ruf.
Dia juga meminta kepada Said Aqil selaku Ketua Umum agar bisa menjalankan roda organisasi sebagaimana yang sudah diamanatkan dalam Muktamar ke-33 yang digelar di Jombang, Jawa Timur.
"Kepengurusan ini harus dapat menjadikan NU hari ini dan hari kedepan lebih baik daripada hari sebelumnya," katanya.
Dia juga berharap agar kepengurusan NU yang baru ini bisa terus melakukan pembenahan agar warga Nahdliyin tetap lebih solid.
"Ini merupakan tanggung jawab NU kepada bangsa dan negara, ini komitmen NU, marilah kita berkerja keras melakukan upaya-upaya perbaikan, untuk menjadi umat yang kuat dan tidak menjadi umat yang lemah," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar