Suara.com - Mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal (Purn) Victor Edison Simanjuntak siap mengungkap proses penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi pengadaan crane kepada panitia khusus Pelindo II yang akan dibentuk Komisi III DPR. Ketika itu, pengusutan kasus tersebut dipimpin oleh Victor.
"Ya kalau dipanggil, saya bisa menjelaskan dari awal penyelidikan, gelar perkara sampai ke penyidikan. Tapi akan lebih baik yang dipanggil direktur baru (Direktur Tipideksus Brigjen Bambang Waskito," kata Victor di Mabes Polri, Senin (14/9/2015).
Victor menegaskan kasus dugaan korupsi pengadaan crane di PT. Pelindo II sudah memenuhi unsur pidana. Bareskrim telah melakukan gelar perkara, bahkan sampai lima kali, untuk memastikan alat bukti cukup.
"Kami sudah beberapa kali gelar perkara. Waktu paparan yang saya pimpin ketika itu, saya melihat sudah ada pidananya. Ini yang harus dijelaskan ke masyarakat," ujarnya.
Ketika itu, kata Victor, tiga kali gelar perkara dipimpin Wakil Direktur Tipideksus dan dua kali gelar perkara lagi dilakukan bersama Badan Pemeriksa Keuangan.
"Setelah gelar itu, BPK sudah melihat perbuatan melawan hukumnya. Bahkan, sudah kelihatan ada lebih dari dua alat bukti yang sah," kata Victor.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat