Suara.com - Otoritas Hungaria mencegat sebuah kereta sarat berisi imigran dan pengungsi yang menyeberang masuk perbatasan dari Kroasia. Pihak berwajib Hungaria melucuti senjata 40 polisi Kroasia yang mengawal kereta tersebut dan menahan masinisnya.
Informasi tersebut disampaikan oleh kepala badan manajemen bencana Hungaria, Gyorgy Bakondi pada hari Jumat (28/9/2015). Bakondi mengatakan, kereta Kroasia yang membawa pengungsi dan imigran ke Magyarboly, Hungaria itu masuk tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, sama seperti kereta dan bus yang sudah masuk terlebih dahulu.
Pihak berwajib Hungaria mendata dan melucuti senjata 40 polisi yang berada di atas kereta untuk mengawal para pengungsi dan imigran tersebut. Pelucutan senjata itu ditayangkan dalam sebuah video yang diunggak ke situs televisi nasional Hungaria, M1.
Juru bicara pemerintah Hungaria Zoltan Kovacs, dalam sebuah wawancara dengan HirTv mengatakan bahwa insiden ini mengindikasikan pelanggaran zona perbatasan.
Sementara itu Bakondi mengatakan, sekitar 1.000 hingga 1.200 imigran diperkirakan akan masuk Hungaria pada Jumat larut malam. Sementara itu, sejak Jumat pagi, sudah ada lebih dari 4.000 imigran yang berhasil masuk. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
The Citizen: Luka Imigran Muslim 2001 dan Wajah Amerika di Era Trump
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu