Suara.com - Para buruh di Kabupaten Tangerang, Banten, mengusulkan penaikan upah minimum regional (UMR) tahun 2016 sebesar Rp3,1 juta. Alasannya harga kebutuhan pokok terus naik.
"Itu sangat realistis dan masuk akal sesuai perhitungan untuk buruh yang telah berkeluarga," kata Presedium Aliansi Buruh Tangerang Raya Koswara di Tangerang, Selasa (22/9/2015).
Koswara mengatakan UMR tahun 2015 sebesar Rp2,71 juta hanya cukup dimanfaatkann untuk buruh yang masih lajang. Usulan UMR tersebut akan disampaikan kepada Dewan Pengupahan Kabupaten Tangerang agar mereka menetapkan berdasarkan penyesuaian dengan harga sembako saat ini.Dia berharap usulan tersebut diterima.
Sebenarnya, usulan itu juga sudah pernah disampaikan kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam sebuah diskusi pekan lalu. Dalam diskusi tersebut juga hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Tangerang Syafrudin dan perwakilan buruh.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Tangerang Syafrudin mengatakan pihaknya menampung usulan tersebut dan nantinya disampaikan ke Dewan Pengupahan. Sebab buruh berhak untuk mengusulkan tapi dalam penetapan UMR adalah hasil musyawarah yang juga didengarkan kemampuan pengusaha dalam membayar gaji setiap bulan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk