Suara.com - Warga muslim di Beijing, Cina, melaksanakan salat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban berupa sapi dan kambing di beberapa masjid pada Kamis (24/9/2015) pagi.
Umat Islam dari beberapa negara, termasuk Indonesia, sudah mendatangi masjid tertua dan terbesar di Beijing, Niujie, sejak pukul 08.00 waktu setempat.
Sementara di Masjid Dongzhimen, masjid terbesar kedua di Beijing, jemaah sudah berkumpul sejak pukul 08.30 waku setempat.
Salat Idul Adha berlangsung mulai pukul 09.30 atau pukul 10.00 di Beijing dan usai salat, pengurus masjid memotong hewan kurban.
Empat sapi dan puluhan domba siap dipotong di Masjid Niujie. Sedangkan di Masjid Dongzhimen pengurus akan menyembelih dua sapi dan sekitar 50 domba untuk dibagikan kepada orang-orang yang kurang mampu.
Kurban KJRI
Konsulat Jenderal RI Hong Kong juga menyelenggarakan salat Idul Adha bersama masyarakat Indonesia di Indian Club Recreation, Causeway Bay, Hong Kong.
Tahun ini KJRI Hong Kong untuk pertama kalinya menyalurkan daging kurban kepada tenaga kerja wanita asal Indonesia yang tinggal di beberapa tempat penampungan di Hong Kong.
"Baru kali pertama diadakan, karena memang pemerintah setempat tidak pernah mengadakan pemotongan hewan kurban. Biasanya kami berkurban dan disalurkan ke Tanah Air, melalui organisasi Islam Indonesia di Hong Kong," kata Konsul Jenderal RI Hong Kong Chalief Akbar Tjandraningrat.
Masyarakat Indonesia di Hong Kong yang ingin berkurban dapat membeli sapi lokal masing-masing dengan harga 22 ribu sampai 24 ribu dolar Hong Kong atau sekitar Rp40,7 juta hingga Rp44,7 juta.
Sapi Australia dijual dengan harga 24 ribu sampai 26 ribu RMB atau sekitar Rp52 juta sampai Rp57 juta. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI