Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS Ledia Hanifa Amaliah turut berduka cita atas peristiwa Mina, Mekkah, yang merenggut sedikitnya 220 nyawa jemaah haji serta melukai 450 jemaah saat hendak melakukan lempar jumroh pagi tadi. Satu korban meninggal berasal dari Indonesia.
"Ini musibah buat kita," kata Ledia kepada Suara.com, Kamis (24/9/2015).
Ledia menilai peristiwa tersebut disebabkan karena kebanyakan para jemaah ingin mengejar waktu untuk melempar jumroh. Jadi semua jemaah bertemu di waktu yang sama sehingga terjadi desak-desakan dan kemudian injak-injakan.
"Adanya waktu yang bersamaan saat jemaah melakukan lempar jumroh sehingga banyak jemaah yang terinjak-injak," kata dia.
Ke depan, Ledia menyarankan kepada panitia haji Indonesia untuk lebih ketat lagi mengatur jadwal lempar umroh agar tragedi tersebut tak terulang.
"Terus juga kalau jemaah Indonesia lempar jumroh jangan waktu duha, meskipun itu waktu yang lebih utama. Supaya tidak berjejal-jejalan. Biasanya habis siang," kata dia.
Tag
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran