Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB
Perusahaan-perusahaan di sektor pertambangan, kendaraan listrik, sawit, perbankan, dan infrastruktur akan mendulang keuntungan besar dari RAPBN 2027. [Antara]
  • Pemerintah menganggarkan belanja negara sebesar Rp4097,2 triliun pada RAPBN 2027 yang disampaikan di depan DPR.
  • Analis menyatakan sektor pertambangan, kendaraan listrik, sawit, perbankan, dan infrastruktur akan mendulang keuntungan besar dari rencana anggaran tersebut.
  • Perusahaan batu bara dan beberapa BUMN berkinerja buruk diproyeksikan akan meredup serta menghadapi penutupan atau penggabungan.

Suara.com - Pemerintah Presiden Prabowo Subianto menganggarkan Rp4097,2 triliun untuk belanja pada 2027 mendatang dan sejumlah analis mengatakan sektor pertambangan, kendaraan listrik dan baterai akan mendulang cuan besar dari rencana belanja pemerintah tersebut.

Rencana belanja tersebut, yang untuk pertama kalinya berada di atas Rp4000 triliun, disampaikan Prabowo dalam pidato RAPBN Tahun 2027 beserta Nota Keuangan. di depan DPR pada Jumat akhir pekan lalu (14/8/2026).

Para pengamat mengatakan pemerintah Indonesia akan mendorong sektor komoditas dan mengurangi ketergantungan pada impor minyak.

"Secara keseluruhan menurut saya anggaran positif untuk pasar," kata Mohit Mirpuri dari SVMC Capital Pte kepada Bloomberg akhir pekan lalu.

Sektor tambang

Di sektor pertambangan, emiten perusahaan yang bakal meraup untung dari kebijakan dan anggaran belanja pemerintah adalah PT Timah, PT Aneka Tambang dan Bumi Resources.

Menurut Henry Wibowo, direktur dan pendiri Alphagate Capital di Jakarta, perang terhadap tambang ilegal dan perbaikan pada transparansi data ekspor komoditas lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan diuntungkan.

Apa lagi setelah pemerintah menegaskan bahwa DSI akan hanya mengawasi ekspor dan tidak berwenang untuk mengatur atau mengendalikan ekspor komoditas strategis.

Kendaraan listrik

Produsen kendaraan listrik dan bateria juga akan diuntungkan , karena pemerintah Prabowo juga berencana memberikan insentif pada sekitar 1 juta kendaraan listrik produksi di dalam negeri. Sebelumnya Prabowo juga sudah meresmikan proyek Motor Listrik Nasional.

Perusahaan yang akan diuntungkan dari kebijakan ini adalah PT Indika Energy, PT Vktr Teknologi Mobilitas, PT TBS Energi Utama, PT Merdeka Battery Materials.

Kelapa sawit

Sementara itu pemerintah akan terus fokus pada upaya mengurangi ketergantungan pada impor minyak pada RAPBN 2027 dan mendorong produksi biodiesel. Tahun ini Indonesia sudah sukses dengan B50 dan tahun depan akan fokus mengembangkan energi terbarukan.

Para pemain utama di perkebunan sawit yang diuntungkan adalah PT Astra Agro Lestari, PT Eagle High Plantations, PT Salim Ivomas Pratama dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology.

Selain itu di sektor energi terbarukan ada PT Barito Renewables Energy, PT Pertamina Geothermal Energy dan PT TBS Energi Utama.

Perbankan

Bank-bank utama seperti PT Bank Central Asia, PT Bank Negara Indonesia dan PT Bank Mandiri juga akan meraup untung dari masuknya kembali investasi asing serta tumbuh kuatnya perekonomian pada 2027.

Infrastruktur

Rencana pemerintah membangun Giant Sea Wall yang membentang sepanjang 575 km di pantai utara Jawa juga akan menguntungkan perusahaan seperti konstruksi seperti PT Adhi Karya, PT PP, dan PT Wijaya Karya Beton. Demikian juga para produsen semen seperti PT Semen Indonesia dan PT Indocement Tunggal Prakarsa.

Yang meredup

Jika ada yang menang, tentu ada pula yang kalah. Perusahaan yang bergerak di pertambangan batu bara diperkirakan akan meredup tahun depan.

Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang akan beroperasi pada 2027 disebut sebagai cara pemerintah untuk mengendalikan harga komoditas seperti batu bara.

Selain itu beberapa perusahaan BUMN yang performanya berantakan juga akan ditutup atau digabungkan dengan perusahaan BUMN lain. Mereka yang diperkirakan terdampak adalah PT WIjaya Karya, PT Waskita Karya, PT Krakatau Steel dan PT Indofarma.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com