Suara.com - Unit Patroli Kota Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin mengamankan empat pemuda yang kedapatan asyik menenggak minuman keras di depan masjid.
"Saat kami sedang patroli lalu melihat ada empat pemuda sedang asyik menuang air ke dalam gelas setelah didekati baru diketahui mereka sedang minum-minuman keras," kata Komandan Regu III Unit Patroli Kota Bripka Dwiyanto di Banjarmasin, Minggu (4/10/2015).
Ia mengatakan keempat pemuda sempat tertegun melihat kedatangan polisi.
Setelah diamankan beserta barang bukti satu teko minuman keras, mereka semua disuruh naik ke mobil patroli dan selanjutnya dibawa ke Polresta Banjarmasin.
"Kami amankan keempat remaja yang asyik menenggak minuman keras itu pada Sabtu (3/10) malam, sekitar pukul 22.30 Wita, di depan masjid di Jalam Simpang 4 Kolonel Sugiono," kata Dwiyanto.
Dwiyanto mengatakan semua remaja pengangguran itu diperiksa dan dilakukan pendataan terkait identitas diri mereka masing-masing.
Usai dilakukan pendataan, selanjutnya diberikan pembinaan agar diketahui apabila mengonsumsi minuman keras itu berbahaya bagi diri sendiri dan bisa berujung pada kematian.
"Mereka minum-minuman keras oplosan dan itu berbahaya sekali, sudah banyak orang yang meninggal karena mengonsumsi minuman keras oplosan," ujarnya.
Sebelum dipulangkan, mereka semua mengisi dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi dan apabila tertangkap di kemudian hari bersedia diproses sesuai aturan hukum.
"Patroli kota ini kami terus tingkatkan hingga masuk ke daerah-daerah rawan kriminal, itu semua dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman serta menciptakan situasi yang kondusif di lingkungan masyarakat di kota ini," katanya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka