Warga Auckland, Selandia Baru telah menentukan pilihan. Dan itu sangat gemilang, "Nah, kau baik-baik saja untuk bebas berpesta minuman keras !" Mungkin Anda bertanya kenapa demikian? Jawabannya karena sebuah bar di kota itu telah dipaksa untuk menutup usahanya hanya lima pekan setelah beroperasi!
TAP Bar, bar bebas alkohol dibuka di Auckland pada 3 Juli 2015 silam. Namanya Tap yang merupakan singkatan dari The After Party, mengenakan biaya masuk sebesar 6 poundsterling atau sekitar Rp120 ribu, dan 2 poundsterling untuk minuman non-alkohol dan moktails. Tap Bar hanya buka pada tengah malam, sebagai upaya untuk menarik mereka yang ingin terjaga hingga larut malam.
"Tawaran itu adalah 'tembakan' tapi ternyata budaya minum Auckland tidak cocok dengan bar kering (bebas alkohol). Tidak banyak yang berkunjung ke sini," ujar salah satu pemilik TAP Bar, Grady Elliott kepada New Zealand Herald.
Elliott mengakui mereka memiliki beberapa pelanggan, tetapi kebanyakan hanya minum air. Padahal sebelumnya, para analis menyebut bar bebas minuman keras bakal menjadi 'hal besar berikutnya'. Bar bebas alkohol sukses di London, dan segera menyusul bar serupa di Notting Hill setelah sebelumnya sukses di Hackney, Holborn dan Portobello.
"Memanjakan diri sendiri tanpa merusak kesehantan," menjadi pameo yang berkembang di belakang sukses cerita ini.
Sementara Elliott terpaksa pindah ke rencana cadangan yang lebih konvensional, dan sedang mengajukan lisensi minuman sehingga ia dapat kembali mengoperasikan barnya kembali sebagai sebuah klub malam.
"Kami membawanya dengan bola dan memberikannya tendangan. Kami tahu itu bisa pergi dengan cara baik dan kami siap untuk itu," katanya. (Metro.co.uk)
Tag
Berita Terkait
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Satpol PP DKI Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadan, Sasar Pedagang Tak Berizin
-
Lamban Lindungi Rakyat dari Rokok dan Gula, 32 Organisasi Desak Pemerintah Tegakkan PP Kesehatan
-
Miris! Ibu Muda Nekat Telan 20 Obat dan Miras, Akui Dapat Tantangan dengan Imbalan Rp20 Ribu
-
Tarif Trump, Daging Babi dan Miras AS Akan Banjiri Indonesia?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!