Suara.com - Ketua Umum DPP Garda Muda Nasional (GMN), Kuntum Khairu Basa meminta aparat penegak hukum menyelidiki dugaan kepemilikan ijazah palsu yang diduga dimiliki anggota DPR asal Partai Amanat Nasional.
"Saya mendapatkan laporan tentang (dugaan) ijazah palsu (politikus PAN). Saya tidak perlu menyebutkan nama yang bersangkutan, karena kita sama-sama tahu," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu. (4/10/2015)
Menurut Kuntum, kasus ijazah palsu tidak bisa ditoleransi karena itu, perlu dibuktikan secara hukum. Hal itu menurut dia, penting dilakukan untuk membersihkan nama Partai Amanat Nasional (PAN) yang selama ini identik dengan partainya kaum cendekia.
"Saya menyarankan DPP PAN menggelar rapat internal untuk memanggil orang yang bersangkutan. Di forum internal partai ini, yang bersangkutan diminta untuk memberikan klarifikasi agar masalahnya selesai," ujarnya.
Menurut dia, kasus dugaan ijazah palsu itu harus dituntaskan karena ini menyangkut nama baik partai dan apabila orang bersangkutan memang terbukti bersalah maka partai harus memberi sanksi sesuai dengan mekanisme partai.
Namun apabila tidak terbukti, ujar dia, maka namanya dipulihkan atau direhabilitasi.
"Yang penting, perlu pembuktian. Kita ini kan negara hukum," ujar mantan Wasekjen PAN ini.
Dia membenarkan anggota DPR yang diduga berijazah palsu itu merupakan kader GMN. Namun Kuntum tidak mau langsung memvonis yang bersangkutan karena perlu pembuktian dari aparat penegak hukum.
"Saya tidak bisa memvonis, makanya perlu pembuktian dari aparat penegak hukum," katanya.
Dia menilai aparat Kepolisian harus cepat dan tanggap dengan kasus ijazah palsu ini dengan cara melakukan penyelidikan sesegera mungkin.
Upaya hukum itu menurut dia, merupakan salah satu cara agar kasus ijazah palsu ini tidak menjadi bola liar.
BERITA MENARIK LAINNYA:
PRT Laporkan Anak Mantan Wapres, Polisi Harus Berani Proses
Mantan Rocker Ini Jadi Buronan Perempuan Teroris Paling Dicari
Ternyata Jennifer Lawrence Punya Kebiasaan Jorok di Toilet
Cerita Sukses Seleb Instagram Raup Ribuan Dollar Lewat Selfie
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan