Suara.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mengungkapkan, kalau jabatan menteri buat kader PAN dalam Kabinet Kerja tergantung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Perombakan kabinet itu tergantung Presiden, bertambah atau masuknya PAN, tergantung Presiden," ujarnya di Gorontalo, Sabtu (12/9/2015).
Menurut dia, yang harus dilakukan PAN saat ini adalah mengurusi persoalan rakyat.
"Banyak persoalan rakyat yang harus dituntaskan dan hal itu lebih penting bagi partai ini," tegasnya.
Spekulasi soal jatah menteri untuk PAN berhembus sejak menyatakan dukungan untuk pemerintahan Jokowi. PAN sebelumnya bergabung dengan kelompok oposisi Koalisi Merah Putih (KMP) bersama Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto.
Zulkifli yang menumpang pesawat komersil, tiba di Gorontalo pukul 10.40 Wita didampingi Sekjen DPP PAN Edi Suparno dan para ketua harian partai tersebut, termasuk Wakil Ketua Umum Hanafi Rais.
Ia dijadwalkan membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN IV Provinsi Gorontalo yang akan dibuka pukul 13.00 Wita di Hotel Maqna. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat