Suara.com - Seorang perempuan pengendara sepeda motor membuat heboh warga Guangdong, Cina. Setelah nyaris menabrak mobil sedan di perempatan lampu merah, tepat di tengah persimpangan jalan yang sibuk arus lalulintas, wanita tersebut turun dari motor skuter yang dikendarainya. Hanya berselang beberapa saat, ia kemudian naik ke atas mobil sedan yang nyaris ia tabrak.
Seperti dilaporkan shanghaiist, Minggu (4/10/2015), dengan perlahan, ia naik ke atas mobil sedan melalui kap depan, dan dengan mudah ia berdiri persis di atas atap mobil sedan berwarna hitam. Wanita setengah baya, mengenakan baju hitam pendek tersebut kemudian menari. Tentu saja, aksi ini membuat heboh persimpangan jalan yang tengah sibuk arus lalu lintas. Apalagi, aksi tersebut dilakukan pada jam sibuk, pukul 7.00 pagi.
Belum diketahui alasan perempuan tersebut nekad naik di atas mobil kemudian menari-nari. Saksi mata mengatakan, setelah hampir menabrak mobil sedan, dan saat wanita mulai naik ke atas mobil, masyarakat yang melihat aksi tersebut berharap pengemudi mobil keluar dan protes. Anehnya, pengemudi sedan tetap diam di dalam mobil di tengah jalan dan membiarkan wanita tersebut menari-nari menarik perhatian warga.
Akiibat aksi nekad perempuan tersebut, lalu lintas di perempatan macet. Banyak masyarakat menyaksikan aksi wanita itu, termasuk merekam mengunakan kamera ponsel.
Setelah wanita tersebut turun, mobil sedan kembali melaju pelan. Namun aksi perempuan tersebut berlanjut. Ia tiba-tiba berjalan persis di tengah persimpangan dan berbaring di tengah jalan. Aksi berbaring di tengah persimpangan ini baru berakhir 10 menit kemudian setelah polisi datang dan membawanya ke kantor polisi. (shanghaiist)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!