Mantan Jaksa Agung Basrief Arief. [suara.com/Nur Ichsan]
Komisi Pemberantasan Korupsi secara bergelombang mengundang para ahli untuk meminta masukan terkait pembahasan rencana strategis KPK tahun 2015-2020. Hari ini, Senin (5/10/2015), KPK mengundang mantan Jaksa Agung Basrief Arief.
Menjelang siang, Basrief tiba di gedung KPK, namun dia belum mau memberikan penjelasan kepada wartawan terkait kedatangannya.
"Nanti ya, nanti," kata Basrief sambil bergegas masuk ke dalam gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Secara terpisah, Kepala Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Yuyuk Andriati mengatakan Basrief datang sebagai narasumber untuk membahas renstra.
Selain Basrief, hari ini, KPK juga mengundang Ketua Dewan Pers Bagir Manan, Ketua Komisi III Azis Syamsuddin, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Beberapa hari yang lalu, KPK telah mengundang mantan Kapolri Jenderal Purnawirawan Sutanto.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen mengatakan langkah KPK meminta masukan dari para pakar untuk menyusun renstra baru pertama kali dilakukan.
"Pakar tentu diundang, yang berpengalaman di lembaga publik," kata Zulkarnaen.
Menjelang siang, Basrief tiba di gedung KPK, namun dia belum mau memberikan penjelasan kepada wartawan terkait kedatangannya.
"Nanti ya, nanti," kata Basrief sambil bergegas masuk ke dalam gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Secara terpisah, Kepala Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Yuyuk Andriati mengatakan Basrief datang sebagai narasumber untuk membahas renstra.
Selain Basrief, hari ini, KPK juga mengundang Ketua Dewan Pers Bagir Manan, Ketua Komisi III Azis Syamsuddin, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Beberapa hari yang lalu, KPK telah mengundang mantan Kapolri Jenderal Purnawirawan Sutanto.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen mengatakan langkah KPK meminta masukan dari para pakar untuk menyusun renstra baru pertama kali dilakukan.
"Pakar tentu diundang, yang berpengalaman di lembaga publik," kata Zulkarnaen.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!