Suara.com - Ratusan pekerja dari sejumlah federasi serikat buruh demonstrasi di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (7/0/2015).
Dalam aksi, mereka membawa spanduk bertuliskan stop PHK dan lindungi hak bekerja. Mereka juga menuntut perusahaan memberikan upah yang layak kepada pekerja.
Khususnya kepada perempuan, pekerja dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Mundiyah, meminta negara mengakomodasi kesejahteraan perempuan, terutama ketika mereka dalam kondisi hamil.
"Selama ini mayoritas perusahaan industri, tidak hanya metal, belum mengakomodir pekerja perempuan, dalam hal ini ketika pekerja sedang hamil," kata Mundiyah.
Mundiyah mendesak agar pemerintah segera meratifikasi Konvensi International Labour Organization Nomor 183 tentang Perlindungan Maternitas, yaitu lama cuti melahirkan minimal 14 minggu.
"Tapi, mayoritas perusahaan di Indonesia, hanya memberi jatah cuti selama 12 pekan saja, Hal itu memang sesuai dengan aturan yang termaktub dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Peraturan itu perlu direvisi," kata Mundiyah.
Tag
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
-
Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu