Suara.com - Agus Dermawan alias Agus Pea, tersangka dalam kasus narkoba dan pencabulan ini, ternyata sempat mengikuti pengajian tahlilan kematian bocah dalam kardus, Putri Nur Fauziah (9) pada Minggu (4/10/2015).
"Si Agus tuh pas minggu malam tahlilan pertama Putri sempat datang, karena kan paginya Putri dikuburinnya," ungkap Khoir, paman Putri, Jumat (9/10/2015)
Lebih lanjut, Khoir menjelaskan, saat itu Agus tidak memperlihatkan gerak-gerik yang mencurigakan selama mengikuti tahlilan.
"Yang namanya tetangga, ya kalau datang ke tahlilan, nggak ada yang curiga juga kan, dia juga sempat minum kopi di sini (rumah Putri)," ujarnya.
Agus tinggal di sebuah gubuk yang terbuat dari balok triplek dan beratapkan seng di daerah Kalideres, Jakarta Barat, tak jauh dari rumah Putri.
Agus kini mendekam di dalam penjara setelah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan dan narkoba.
Tim satuan tugas kepolisian mengindikasikan akalu Agus juga pernah menghamili gadis remaja.
"Dari informasi anak-anak di sekitar tetangga korban (PNF) diduga ada gadis di bawah usia berinisial Y yang dihamili A," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, Jumat (9/10/2015).
Krishna mengatakan, penyidik kepolisian mendapatkan informasi itu berdasarkan keterangan dari 13 anak terdiri atas tiga anak perempuan dan 10 anak lelaki yang bertetanggaan dengan tersangka dan Putri
Putri dan tersangka Agus menetap bertetanggaan di daerah Kalideres Jakarta Barat.
Dari keterangan beberapa anak, Krishna mengungkapkan, Agus menghamili Y namun kandungannya digugurkan.
"Saat ini kami sedang mencari Y," tutur Krishna. (Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli