Suara.com - Aparat Gabungan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengungkapkan pelaku pembunuhan terhadap Putri Nur Fauziah yang ditemukan tewas dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat. Agus Dermaean alias Agus PA adalah orang yang menjadi pelaku terhadap pembunuhan keji tersebut.
Namin, sebenarnya bukan hanya itu yang dilakukan pria yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut. Dironya diduga melakukan tindakan kekerasan dengan menggunakan benda tumpul dalam meredam korban. Hal itu didapat Polisi setelah menemukan ada bekas benda tumpul pada mulut,leher dan alat vital korban.
"Hasil penyidikan kita bahwa ada kekerasan benda tumpul pada leher dan mulut korban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Gedung Ditkrimum Polda Metro, Selasa(10/10/2015).
Lebih lanjut Krishna menjelaskan bahwa pihaknya juga menemukan ada berkas sperma pada alat vital korban serta adanya kerusakan pada anus korban. Selain benda tumpul, pria yang berusia 39 tahun tersebut juga menggunakan kabel untuk menjerat leher korban, dan mengakibatkan luka.
"Juga ada sperma di vagina, dan kerusakan pada anus, ada bekas luka pada leher korban karena bekas jeratan," katanya.
Atas perbuatannya tersebut, polisi menyimpulkan bahwa Agus PA tersebut diduga mengalami kelainan seksual. Hal itu terbukti pula dari kelakukan korban yang sering bergaul dengan anak-anak yang berusia dibawah 15 tahun.
"Dari hasil autopsi yang dilakukan pihak rumah sakit Polri, maka ada ditemukan hasil yang signifikan, tentang rusaknya vagina korban.Bahwa ada dugaan dirusakannya oleh benda tumpul selain penetrasi yang dilakukan pelaku, dan dapat dipastikan pelaku memiliki kelainan psikoseksual," tutup Krishna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI