Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menginginkan agar Kepala Sekolah SDN 07 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, untuk bisa dipecat dari jabatannya.
Hal itu dikarenakan dewan menilai kepala sekolah telah lalai karena menyebabkan meninggalnya murid berinisial NAA (8), Jumat (18/9/2015). Korban tewas akibat dipukul saat berkelahi dengan temannya, berinsial R (8).
"Kepala sekolah wajib dipecat. (Karena) masak pada lingkungan dia, masa tidak paham. Apapun kejadiannya harus ada konsekuensi yang diterima oleh sekolah itu. Siapa yang bertanggungjawab terhadap sekolah? Ya kepala sekolah," tegas Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015).
Taufik juga menyalahkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang tidak mengambil tindakan tegas kepada kepala sekolah SDN 07 pagi. "Masa ada orang mati di sekolah tidak tahu?" jelas Taufik.
Sebelumnya, tewasnya NAA lantaran saling ejek antara korban dengan temannya berinisal R. Perkelahian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, dan sekitar pukul 10.00 WIB korban langsung dibawa ke rumah sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Korban meninggal dunia karena adanya luka serius akibat pukulan yang dilakukan oleh pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas
-
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
-
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
-
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini