Suara.com - Badan Narkotika Nasional mengantisipasi peredaran narkotika di tengah pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak.
"Kita mengimbau agar masyarakat bisa mewaspadai adanya jaringan gelap narkotika dalam lingkaran gelap pilkada," kata Kepala Humas BNN Slamet Pribadi di kantor BNN, Cawang, Jalan M. T. Haryono, Jakarta Timur, Selasa (13/10/2015).
Slamet mengatakan adanya indikasi bandar besar narkotika ikut andil jelang pilkada.
"Kita hanya mengimbau, agar masyarakat bisa mengantisipasi adanya peredaran gelap narkotika, jika adanya hal tersebut bisa langsung menghubungi kami," ujarnya.
Slamet juga mengungkapkan banyak tempat hiburan menjadi tempat untuk transaksi narkoba.
"Dalam rangka mengantisipasi peredaran gelap narkotika dan penyalahgunaan narkotika. Kami (BNN) mengimbau agar pemilik temlat hiburan memiliki tanggungjawab sosial," kata Slamet.
Kepada masyarakat kalau mengetahui ada indikasi peredaran narkoba, silakan hubungi call center BNN 081221675675. (Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi