Suara.com - Komisi Pemilihan Umum mengumumkan daftar pemilih tetap pemilihan kepala daerah secara online melalui https://data.kpu.go.id/dpt2015.php.
Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay menuturkan masyarakat bisa langsung memeriksa namanya di laman tersebut.
"Bisa cek di website apakah kita masih terdaftar. Selain KTP bisa dicek juga alamatnya," ujar Hadar di gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa ( 13/10/2015).
Hadar mengatakan data pemilih berasal dari KPU tingkat kabupaten dan kota melalui sidalih pada tanggal 12 Oktober 2015. Kata Hadar, jumlah pemilih mencapai 96.869.739 orang.
Selain itu, perbedaan jumlah daftar pemilih tetap versi berita acara dengan daftar pemilih tetap online karena terdapat KPU kabupaten atau kota yang belum menyerahkan berita acara, tetapi datanya sudah tersedia di daerah, seperti Batam, Mataram, dan Mandailing Natal.
Kata Hadar, terdapat beberapa KPU kabupaten atau kota yang telah menyerahkan berita acara, namun belum selesai diunggah ke daftar pemilih tetap, antara lain Teluk Bintuni, Kepulauan Aru, dan Boven Digul.
Hadar menambahkan KPU akan terus berusaha melakukan upaya sebaik mungkin untuk melancarkan gelar pilkada serentak.
"Kami berupaya bikin seakurat mungkin dan melibatkan banyak pihak, " katanya.
Hadar berharap pilkada serentak yang akan digelar Desember 2015 diikuti semua anggota masyarakat yang tercatat dalam daftar pemilih tetap.
"Oleh karena itu mari kita sama-sama bergerak untuk mendorong masyarakat untuk mengecek DPT. Bisa juga di cek secara online yakni dengan memasukan nik atau alamat. Ada mobile formatnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka