Rapat paripurna beragenda pandangan fraksi mengenai RUU tentang pertanggungjawaban APBN 2014 dan usulan program dana aspirasi. [suara.com/Tri Setyo]
Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) kabarnya sudah melakukan operasi tangkap tangan terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang yang menjadi korban dari KPK tersebut adalah seorang politisi yang berkedudukan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI.
Namun, ketika dikonfirmasi ke pihak KPK, Yuyuk Indriati sebagai Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarajat mengaku belum mendengarnya. Dirinya lebih memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Pimpinan KPK. Tetapi hingga saat ini, Pimpinan KPK belum satu pun yang memberikan keterangan.
"Saya belum dapat informasi itu, nanti pak Johan saja yang menginformasikan," kata Yuyuk di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa(20/10/2015).
Namun dari informasi yang beredar, bahwa yang beredar adalah seorang politisi Partai Hati Nurani Rakyat(Hanura) dan sudah dibawa ke gedung KPK. Hingga saat ini belum diketahui apa kasus yang menjerat terduga yang ditangkap.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!