Suara.com - Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Anang Iskandar mengatakan penyidik telah memeriksa 40 saksi dalam kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II.
Penyidik juga menyita dokumen terkait 10 unit mobile crane dan notebook, katanya di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Hal itu dikatakan Anang dalam rapat dengan Panitia Khusus Angket Pelindo II, Jakarta, Rabu.
Dia juga mengaku kepada para pimpinan dan anggota Pansus Pelindo II bahwa tidak ada kesulitan bagi Mabes Polri dalam menyelidiki kasus tersebut termasuk pemanggilan saksi.
Polri, katanya, juga akan menindaklanjuti temuan-temuan lain dari Kejaksaan Agung, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Dengan ini penyedilikan tidak ada hambatan dan penyelidikan berjalan lancar," ujarnya. (Antara)
Dia mengatakan, kasus Pelindo II juga tidak luput dari pantuan BPK dan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).
Hal itu dilakukan karena ingin mencari titik terang siapa dalang dibalik kasus tersebut, katanya.
Anang menjelaskan saat ini 10 unit mobile crane sudah disita dan ditempatkan di wilayah Pelindo II yang sudah dipasangi garis polisi.
Selain itu menurut dia, Bareskrim sedang menunggu ijin pengadilan untuk melakukan penggeledahan berikutnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT