Suara.com - Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II akan menggelar rapat untuk membahas kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane di perusahaan BUMN itu hari ini di DPR RI, Jakarta, Selasa (20/10/2015).
Rapat untuk mengumpulkan data dan informasi terkait kasus tersebut akan dimulai pukul 16.00 WIB dan jam 20.00 WIB dengan menghadirkan bekas Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Budi Gunawan. Pria yang akrab disapa Buwas ini akan dimintai keterangan seputar kasus tersebut, sebab kasus ini diusut saat ia masih menjabat.
Selain Buwas, tim Pansus juga mengundang Serikat Pekerja Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) untuk dimintai keterangan mengenai kontrak kerja dengan perusahaan yang dipimpin RJ Lino tersebut.
"Agenda rapat Pansus Pelindo II nanti akan mengundang pak Buwas dan Serikat Pekerja JICT," kata anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka sekalu Ketua Pansus, jelang sidang paripurna.
Rieke menyatakan, rapat Pansus Pelindo II akan berlangsung secara transparan. Dia berjanji tidak akan ada yang ditutup-tutupi dalam rapat menggali kasus tersebut.
"Nanti ada dokumen-dokumennya, tidak ada yang diumpetin (disembunyikan)," ujarnya.
Sebelumnya, Senin (19/10), tim Pansus telah menggelar rapat perdana. Namun itu hanya rapat internal yang membahas mekanisme kerja.
Seperti diketahui, Pansus Pelindo II disahkan dalam Rapat Paripurna DPR ketujuh yang digelar pada Selasa, (13/10) lalu. Pansus ini terdiri atas 30 anggota yang berasal dari lintas fraksi dan lintas komisi.
Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sepuluh crane pada Pelindo II ini diduga negara dirugikan hingga Rp54 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
Terkini
-
Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi
-
Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global
-
Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel
-
Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Herman: Demokrat Masih Fokus Sukseskan Program Presiden
-
Kuasa Hukum Sibuk, Habib Bahar Batal Diperiksa Kasus Penganiayaan Anggota Banser
-
PKB Mau Prabowo Dua Periode tapi Dukungan untuk Kursi Wapres Masih Rahasia
-
Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan