Suara.com - Puluhan anggota keluarga veteran yang tinggal di Perumahan Zeni, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015), unjukrasa untuk menolak rencana penggusuran 71 rumah di perumahan mereka oleh Kodam Jaya. Mereka protes karena sebagian rumah yang akan dikosongkan merupakan hunian purnawirawan TNI AD yang dulu berjuang untuk negara.
"Mereka adalah para veteran purnawirawan sudah berjuang untuk negara Indonesia, diminta untuk kosongkan rumahnya," kata Aldi, salah satu warga Perumahan Zeni.
Mereka protes di depan perumahan. Keluarga veteran ini sampai menutup jalan masuk ke komplek yang terletak di sebelah kiri supermarket Mampang Prapatan.
Mereka turun ke jalan setelah mendapat surat peringatan yang ketiga dari Kodam Jaya untuk mengosongkan 71 rumah. Kodam Jaya, katanya, memberi waktu pengosongan paling lambat 29 Oktober 2015.
Warga yang demo, sebagian besar adalah ibu-ibu rumah tangga. Dalam aksi, mereka juga menggelar doa bersama, selain itu juga menyanyikan lagu kebangsaan: Indonesia Raya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing