Mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evy Susanti keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara bersamaan pada Senin (26/10/2015) sekitar pukul 09.15 WIB.
Pantauan Suara.com, Gatot dan Evy yang didampingi petugas KPK langsung diberondong pertanyaan seputar pemeriksaan yang mereka jalani bersama penyidik KPK. Gatot hanya melempar senyum, sementara sang istri Evy, menunjukkan ekspresi wajah datar.
Gatot diperiksa sebagai tersangka selama kurang lebih 12 jam. Sementara Evy diperiksa sebagai saksi selama kurang 10 jam.
Ketika awak media menanyakan terkait pemeriksaannya sebagai tersangka, Gatot langsung menyerahkan kasus yang menimpanya kepada kuasa hukumnya.
"Kepentingan saya, saya serahkan kepada Yanuar (pengacara), makanya saya pakai Pak Yanuar," ujar Gatot usai diperiksa di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (26/10/2015).
Tak hanya itu, Gatot pun tidak banyak berkomentar ketika ditanya seputar kasus dugaan korupsi di balik pembatalan pengajuan hak interplasi atau hak bertanya oleh sejumlah anggota DPRD Sumatera Utara.
"Belum, belum , belum," ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Evy juga diberondong pertanyaan seputar dirinya yang diperiksa penyidik KPK. Ia pun langsung menjawab pemeriksaan terkait dugaan keterlibatan mantan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella.
"Sebentar ya, masih Pak Rio," tegasnya.
Seperti diketahui, Gatot dan Evy ditetapkan KPK menjadi tersangka perkara dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial, Bantuan Daerah Bawahan, Bantuan Operasional Sekolah, dan tunggakan Dana Bagi Hasil dan Penyertaan Modal pada sejumlah BUMD.
Dalam kasus ini, KPK juga telah menetapkan mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat Patrice Rio Capella menjadi tersangka. Dia diduga menerima suap dari Gatot dan Evy untuk membantu mengamankan perkara tersebut.
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'