Suara.com - Kapolresta Bekasi Kombes Pol Awal Chairuddin mengungkapkan Andri (25) tewas akibat dibunuh oleh pasangan sesama jenisnya di Kecamatan Tambun Selatan, Jumat (23/10/2015), akibat cemburu.
"Korban merupakan penyuka sesama jenis yang sudah kenal dengan pelaku berinisial IRM sejak April 2015 lalu," katanya seperti dikutip Antara di Cikarang, Kamis (29/10/2015).
Menurut dia, kasus pembunuhan itu terjadi saat keduanya berada di rumah kontrakan korban di Kampung Bulu RT 02/03, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan.
"Korban sempat minta berhubungan intim kepada pelaku tapi ditolak. Lalu korban merasa kesal dan membanding-bandingkan pelaku dengan lelaki lain yang mau diajak berhubungan intim dengan korban," katanya.
Ternyata hal itu membuat pelaku cemburu dan melampiaskannya dengan menganiaya korban.
Pelaku sempat memukul korban dengan tangan kosong serta menjerat leher korban dengan kabel setrika sampai tewas.
"Usai memastikan korban tewas, pelaku membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Revo berikut telepon genggam dan dompetnya," katanya.
Sepeda motor tersebut lalu dijual pelaku ke seorang penadah berinisial WN seharga Rp1,5 juta di daerah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Penadahnya juga sudah kita tangkap dan sedang dimintai informasi oleh petugas," katanya.
Pelaku sempat melarikan diri dan mencoba menghilangkan jejak, namu berhasil ditangkap Polisi di Provinsi Lampung.
"Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan yang dihukum penjara maksimal 15 tahun," katanya. (Antara)
BACA JUGA:
Misteri Tewasnya Tentara Rusia Pertama di Suriah
Ternyata Ini Motif Leopard Pasang Bom di Mal Alam Sutera
Ratu Kecantikan Thailand Ternyata Anak Pemulung
Kini, Warga Cina Diperbolehkan Punya Dua Orang Anak
Tag
Berita Terkait
-
Geger Tetesan Darah dari Plafon Kos di Grogol, Ternyata Nyawa Wanita Melayang di Tangan Kekasih
-
Wanita di Grogol Tewas Dipalu di Kamar Kos, Polisi Tangkap Pelaku
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Tak Hanya Melania, Anak Kelima Donald Trump Juga Hendak Dibunuh
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?
-
Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini
-
Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo