Suara.com - Polda Metro Jaya akan akan meningkatkan pengawasan di toko penjualan bahan kimia agar kasus pengeboman di Mal Alam Sutera, Tangerang, Banten, yang dilakukan Leopard Wisnu Kencana (29) tidak terulang lagi.
"Kepolisian akan memaksimalkan pencegahan di toko-toko kimia diperketat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2015).
Selain itu, keamanan di tempat-tempat publik, seperti mal juga akan diperketat.
"Peningkatan daya cegah masyarakat, seperti di mal, ruang publik, harus betul-betul ketat, diperiksa betul apabila ada yang masuk," katanya.
Iqbal menambahkan Polda Metro akan mengevaluasi sistem pengamanan di beberapa area publik pascapengeboman di Mal Alam Sutera.
Polri, katanya, juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk penegakan hukum.
"Kita juga akan koordinasi dengan Kominfo agar regulasinya ditegakkan, tidak semua informasi, khususnya tentang bom, bisa diakses," katanya.
Untuk Leopard, katanya, dijerat dengan UU Nomor 15 Tahun 2013 tentang Terorisme.
"Pasal yang dipersangkakan akan kami lihat dulu," ujarnya. [Nur Habibie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan
-
Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri
-
Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS
-
Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian
-
Kejagung Belum Berencana Geledah Rumah Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
-
Buntut Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Gandeng BPKP Audit Pengadaan di BGN
-
Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
-
Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru
-
Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang
-
Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman