Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, tarik-menarik dalam pembahasan anggaran merupakan hal yang biasa dan tidak ada yang salah selama tetap pada koridor pemerintah.
"Memang tarik-menarik tapi tidak ada yang salah. Tarik-menarik tentang APBN bagus itu ada yang setuju ada yang tidak, ujungnya jalan tengah," kata Wapres di Malang, Sabtu (31/10/2015).
Hal itu dikatakan Kalla menyikapi penilaian bahwa dalam pembahasan APBN 2016 lebih menonjol tarik-menarik dibandingkan materi yang dibahas.
Dia mengatakan, sudah biasa dalam politik untuk saling tarik-menarik mencari kesempatan sesuai dengan keyakinan.
Sidang Paripurna akhirnya mengesahkan dengan syarat Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2016 menjadi Undang Undang pada Jumat malam di Kompleks DPR/MPR, Jakarta.
"Setelah melewati pembahasan tingkat pertama dan kedua, Draft RUU APBN 2016 bisa disahkan dengan catatan 10 fraksi itu dilaksanakan pemerintah karena bagian yang tak terpisahkan dari pembahasan APBN ini catatan itu adalah merupakan bagian yang utuh dan tak terpisahkan dan wajib dilaksanakan Pemerintah," kata pimpinan sidang paripurna Taufik Kurniawan.
Terkait draft Penyertaan Modal Negara (PMN) pada 26 BUMN, paripurna menyetujui untuk dilakukan kembali pembahasan di komisi terkait pada pembahasan APBNP 2016 mendatang.
"Untuk draft PMN dikembalikan ke pembahasan komisi terkait untuk dibahas dengan pemerintah pada pembahasan APBNP 2016 mendatang apa semua setuju," tanyanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri