Suara.com - Virsaviya 'Batsyeba' Borun-Goncharova sempat divonis dokter tidak akan hidup setelah dilahirkan. Ketika dalam kandungan, ibunya diberitahu jika putrinya tidak akan bisa bertahan hidup, namun enam tahun kemudian putrinya itu malah terlihat sehat dan cantik dalam mengaruhi hidup.
Virsaviya menderita kelainan yang disebut Pentalogy of Cantrell, gangguan bawaan langka yang terjadi satu kali dalam 1 juta kelahrian.
Gejala dan tingkat keparahan gangguan sangat bervariasi, tetapi dalam kasus ini Virsaviya itu baik jantung dan ususnya berada di luar dada dan perutnya.
Bahkan, jantung Virsaviya dapat jelas terlihat dan hanya ada lapisan daging yang menutupi jantungnya.
Menurut laman Crowdfunding, yang membantu membiayai perawatan Virvasiya, anak itu suka dengan kuda dan lumba-lumba, menggambar, menyanyi, menari, dan penyanyi Beyonce.
Meskipun prospek hidupnya ke arah positif, anak yang berasal dari Rusia itu tetap sangat membutuhkan bantuan, itu mengapa dia dan ibunya baru saja pindah ke Amerika.
Mereka saat ini tinggal di Florida, sebelumnya sempat tinggal di Boston setelah seorang dokter di rumah sakit anak kota tersebut mengatakan mereka bersedia untuk membantu.
Namun ibunda Virsaviya diberitahu bahwa putrinya itu tidak dapat menjalani operasi selama minimal dua tahun karena tekanan darah tinggi.
Meskipun punya penyakit yang mematikan, Virsaviya mengucapkan dengan filosofis, "Aku aku tahu mengapa saya punya jantung di luar, karena Yesus ingin menunjukkan bahwa dia bisa bikin hal spesial seperti saya."
Berita Terkait
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Kabar Terbaru Eks Chelsea Oscar yang Dilarikan ke RS karena Masalah Jantung
-
29 Tahun Hidup, Wanita Ini Sudah 200 Kali Operasi Sampai Jantung Harus Dipompa Manual
-
Istri Gilang Dirga Pernah Keguguran karena Kelainan Jantung pada Bayi, Kenali Gejalanya!
-
Cerita Soal Perjuangan Memiliki Anak, Istri Gilang Dirga Pernah 2 Kali Keguguran
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal