Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono mengatakan bahwa kisruh yang terjadi di tubuh Partai Golkar selama setahun tak hanya menjadi ajang saling serang antaranggota partai, tetapi juga menjadi bahan olokan dari partai lain.
"Kita saling serang-menyerang padahal teman, saling tuding dan saling menertawakan. Ini yang membuat kita akan ditertawakan orang lain," ujarnya dalam sambutanya pada Silatnas, di Gedung Graha Widya Bakti, DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Minggu (1/10/2015)
Menurut Agung, kisruh yang terjadi di internal Partai Golkar lantaran adanya perbedaan pendapat. Dia yakin partai berlogo pohon beringin ini bisa mengakhiri kisruh di internal partainya.
"Beratnya persoalan ini kita yakini adanya beda pendapat. Selama kita punya nawaitu, badai itu pasti berlalu," katanya.
Lebih lanjut Agung menegaskan adanya pertemuan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Partai Golkar yang digelar hari ini, merupakan bentuk kecintaan seluruh anggota terhadap Partai Golkar dengan melupakan kisruh yang sempat terjadi. Partai Golkar, kata dia, siap ikut dan bersaing dalam Pilkada 9 Desember 2015.
"Walaupun Partai Golkar berseteru, hari ini kami melepaskan ego dan bersama berdampingan untuk Pilkada ke depan," jelasnya bersemangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut