Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, Nurdin Halid mengatakan bahwa Silaturahim Nasional (Silatnas) Partai Golkar yang digelar pada Minggu (1/11/2015) merupakan upaya untuk menyatukan kembali semua kader.
Penyatuan ini sangat penting dilakukan mengingat partai berlambang pohon beringin itu sempat mengalami perpecahan selama setahun terkait putusan kasasi MA (Mahkamah Agung). Oleh karena itulah Nurdin berharap tidak ada lagi kisruh di Partai Golkar.
"Hari ini perbedaan itu kita hilangkan mulai malam ini. Insya Allah kita bisa menangkan Pilkada," ujarnya dalam sambutannya di acara Silatnas Golkar, di Kantor DPP, Slipi, Minggu (1/11/2015).
Nurdin yakin dengan digelarnya Silatnas, Partai Golkar bisa kembali solid sehingga peluang untuk memenangkan Pilkada 9 Desember 2015 pun semakin tinggi. Apalagi dia mengaku mendapat laporan bahwa calon yang diusung partainya di 246 kabupaten, posisinya mencapai 40-50 persen dari target yang ditetapkan, yaitu 60 persen.
"Mudah-mudahan satu bulan ke depan untuk calon yang belum posisi teratas untuk mencapai target 50-60 persen," jelasnya seraya mengatakan bahwa Silatnas Partai Golkar merupakan gagasan dari politisi senior yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat