Suara.com - ISIS memastikan Prancis tak akan bisa hidup tenang dan damai selama masih berkoalisi dengan Amerika menggempur ISIS di Suriah dan Irak. Hal ini disampaikan salah seorang anggota ISIS lewat rekaman video yang beredar di internet.
"Selama masih membom, kalian (Prancis) tak akan bisa hidup damai. Bahkan, kalian merasa takut saat akan pergi ke pasar," kata seorang militan Timur Tengah berjenggot dalam rekaman video.
Sebelumnya, ISIS klaim bertanggung jawab atas insiden serangan berdarah di Paris, Prancis yang menewaskan lebih dari 120 nyawa, Jumat (13/11/2015) malam waktu setempat.
"Delapan saudara kami memakai rompi bom dan membawa senjata Riffles, ini merupakan serangan yang diberkati pada Perang Salib di Prancis," bunyi statement yang ditulis dalam bahasa Arab dan Prancis.
Dalam pernyataannya, ISIS sengaja memilih sejumlah lokasi strategis dalam aksinya, salah satunya yakni stadion nasional Stade De France dan hall konser Bataclan. Serangan dilancarkan saat pertandinagn persahabatan tuan rumah dengan Jerman.
Presiden Prancis Francois Hollande menyebut serangan berdarah yang menewaskan sekitar 127 orang ini merupakan balas dendam ISIS atas serangan udara Prancis di Suriah baru-baru ini.
Seperti diketahui, Prancis salah satu negara yang berkoalisi dengan AS berperang melawan ISIS di Suriah dan Irak. Selain Suriah, Prancis juga mengirim pasukan memerangi teroris di Afrika. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM