Suara.com - Sebuah pesawat milik maskapai America Airlines yang akan terbang menuju Boston dari badara Reagan National Airport, Washington DC pada Minggu siang waktu setempat (15/11/2015) dipaksa untuk menunda perjalanannya selama dua jam setelah kru pesawat melaporkan ada dua penumpang yang bertingkah mencurigakan.
Kedua penumpang itu diperiksa oleh polisi Washington, sementara petugas keamanan juga mengerahkan anjing pelacak untuk memeriksa adanya bahan peledak di dalam pesawat tersebut.
"Semua penumpang diturunkan ketika anjing pelacak memeriksa pesawat dan kami tak menemukan masalah apa pun," kata Christopher Paolino dari kepolisian Washington.
Setelah ditunda selama dua jam, pesawat itu diizinkan terbang dan tiba dengan selamat di Bandara Logan, Boston pada pukul 6.34 sore.
Adapun dua orang yang dicurigai telah diperiksa oleh kepolisian Washington dalam kerja sama dengan polisi federal AS, FBI. Polisi dan FBI mengaku tak menemukan kesalahan pada kedua orang itu dan mereka diizinkan terbang menggunakan pesawat lain.
Insiden itu sendiri terjadi setelah peristiwa horor, pembantaian 129 orang di Paris, Prancis pada Jumat (13/11/20150 oleh ISIS. (Boston Globe/Express.co.uk)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran
-
Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab
-
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran
-
Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz
-
Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap
-
Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia
-
PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan