Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta heran dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang mengaku lembur karena mengawasi anggaran pada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Menurutnya 'aksi' Ahok itu telat.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana (Sani) menayatakan Ahok telat baru melakukan pengawasan disaat Badan Anggaran DPRD DKI sudah hampir selesai melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2016 pada seluruh SKPD.
"Saya heran kenapa Pak Gubernur harus lembur seperti itu, melototin sampai jam 12 malam katanya," ujar Sani di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2015).
Politisi PKS itu menilai apabila Ahok ingin melakukan pengawasan dapat dilakukan pada saat rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) atau sebelum Banggar membahas KUA-PPAS bersama dengan pihak eksekutif.
"Jadi ini sudah sangat terlambat. Harusnya mengevaluasi one by one ini pas RKPD, sudah tidak pas kalau mau dirombak lagi, nanti kalau lewat (pengesahan APBD) marah-marah lagi," jelas Sani.
Dia berharap pengawasan Ahok terhadap anggaran yang disusun dari masing-masing SKPD dapat selesai sebelum akhir November 2015. Sebab tanggal 30 November 2015 DPRD DKI telah mengatur tanggal untuk menggelar sidang Paripurna RAPBD 2016.
"Ya semoga saja proses di sana (Ahok pelototin anggaran) bisa selesai dan tanggal 30 November dapat disahkan (Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah)," kata Sani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
AHY Tegur Keras Pejabat yang 'Ngeloyor' Pergi saat Dirinya Berbicara: 'Anda Dengarkan Saya Dulu!
-
Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050
-
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan
-
Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal
-
Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos
-
Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat
-
Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam
-
Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia
-
Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?
-
Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya