Ilustrasi penipuan [shutterstock_145382761]
Tindakan pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) kembali terjadi di Jakarta. Aparat kepolisian pada Kamis (19/11/2015) kemarin telah menciduk para pelaku pemerasan terhadap Warga Negara Taiwan.
Adapun inisial lima pelaku pemerasan yang diciduk polisi yakni YN (31), NS alias AT (34), RA (23), SS (39) dan MS pegawai di kantor Imigrasi Jakarta Pusat.
"Penangkapan ini berdasarkan Laporan Polisi dengan nomor LP/1259/XI/2015/Bareskrim, tanggal 2 November 2015. Atas nama pelapor Yuan Ming Hsi (WNA Taiwan). waktu dan tempat kejadian pada bulan Oktober 2015 di Jakarta," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Krishna Murti kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Jumat (20/11/2015)
Menurut Krishna, aksi perampasan yang dilakukan para pelaku yakni berpura-pura sebagai anggota polisi dari Mabes Polri. Cara mengancam korban dengan berbagai cara seperti mempermasalahkan izin tinggal WNA, menuduh terlibat dalam pembuatan uang palsu dan menuduh telah melakukan perselingkuhan dengan wanita berinisial NS yang juga berkomplotan dengan para pelaku.
"Kemudian para tersangka meminta uang kepada pelapor sebesar 10 miliar rupiah," katanya.
Polisi juga masih memburu lima pelaku lainnya yang saat ini masih buron.
Dalam kasus pemerasaan ini, kelima pelaku disangkakan telah melanggar pasal 368 KUHP dan terancama hukuman pidana maksimal lima tahun penjara.
Komentar
Berita Terkait
-
Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis
-
Di Tengah Sorotan, ST Burhanuddin dan Listyo Sigit Tunjukkan Kekompakan
-
Teror Bom Saat MPLS, Gegana Sterilisasi SD di Jagakarsa
-
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan
-
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Resmi Pakai Rompi Oranye
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil