Suara.com - Para pejabat Bandara Internasional Los Angeles telah setuju membuka terminal khusus bagi orang kaya dan terkenal untuk menunggu penerbangan mereka, jauh dari paparazzi dan orang-orang yang tak diinginkan.
Lounge atau ruang tunggu, yang diberi lampu hijau pada Kamis, bahkan melebihi area yang disediakan untuk kelas bisnis dan kelas satu di bandara-bandara utama.
"Saya sangat gembira tentang layanan ini untuk selebriti dan tamu VIP di LAX," kata Deborah Flint, direktur eksekutif Los Angeles World Airports.
"Kami sangat fokus untuk membuat LAX menjadi bandara kelas dunia dan menawarkan berbagai fasilitas," kata Flint dalam sebuah surat elektronik kepada AFP.
"Remote lounge" seperti yang disebut, telah disetujui oleh Komisi Bandara Los Angeles dan merupakan yang pertama di bandara Amerika Serikat.
Tempat serupa sudah ada, namun di London, Amsterdam, Istanbul, Dubai, Paris, Moskow, Munich, Frankfurt, Jenewa, Madrid dan Zurich, menurut proposal proyek.
Pihak berwenang AS dan Badan Keamanan Transportasi AS mendukung gagasan itu, kata proposal.
Terminal tersebut akan dibangun di hanggar yang sudah membutuhkan renovasi, dan membutuhkan investasi sekitar tiga juta dolar AS (2,8 juta euro) oleh perusahaan keamanan Gavin de Becker, yang akan mengelola proyek tersebut.
Selebriti, eksekutif bisnis dan individu kaya lainnya dapat membayar sekitar 1.500 dolar AS sampai 1.800 dolar AS untuk mengakses ruang tersebut, menurut media AS. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang