Suara.com - Ribuan buruh dari sejumlah kawasan Industri Batam Centre unjukrasa ke pusat pemerintahan Kota Batam, Selasa (24/11/2015) meski hujan lebat mengguyur.
Menurut pengamatan, saat ini, ratusan buruh dengan sejumlah atribut berkumpul di depan PT. BBA Batam Centre, tidak jauh dari Kawasan Industri Tunas.
Dari luar pagar mereka mencoba mengajak rekan-rekan sesama buruh-buruh yang masih bekerja untuk demonstrasi. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari kepolisian dan pengamanan internal perusahaan.
Petugas menghalau agar buruh tidak memasuki kawasan dalam perusahaan dan melakukan sweeping. Sejumlah petugas antihuru hara yang naik sepeda motor terlihat berdatangan ke lokasi.
Sementara itu, ratusan buruh yang lain saat ini berkumpul di depan Kawasan Industri Puri 2000, tepatnya di depan pabrik PT. Panasonic.
Buruh dengan menggunakan sepeda motor berjajar rapi untuk menuju pusat pemerintahan Batam Centre. Iring-iringan tersebut dikawal mobil polisi dan pasukan antihuru hara.
Direktur Sabhara Polda Kepri Kombes Anang Sumpena mengatakan ada sekitar dua ribu anggota kepolisian mengamankan aksi buruh di Batam.
"Kami tidak mau menganggap remeh. Kami tambah personil dari sekitar 1.500 orang menjadi dua ribu orang," kata dia.
Ia mengatakan anggota disebar pada sejumlah kawasan industri dan lokasi ujuk rasa di Pemkot Batam.
Sementara itu, hampir semua kawasan industri Batam mendapat penjagaan ketat. Pagar kawat berduri juga dipasang mengantisipasi agar buruh dari luar tidak masuk kawasan.
Sebelumnya Kapolda Kepri Brigjen Arman Depari menyatakan akan melakukan tindakan tegas jika ada buruh melakukan sweeping.
"Silakan menyampaikan aspirasi sesuai dengan ketentuan. Kami siap mengawal. Namun jika ada yang melakukan sweeping kami akan menindak tegas," kata dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM