Suara.com - Ratusan buruh dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia demonstrasi di depan Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015) siang. Mereka menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tentang Pengupahan.
Aksi ini merupakan bagian dari aksi mogok kerja secara serentak di 22 provinsi yang dimulai hari ini hingga 27 November 2015 nanti.
Sekretaris Jenderal KSBSI Edward mengatakan buruh menuntut pemerintah mengevaluasi PP 78 karena tidak berpihak pada buruh.
"Pemerintah pertimbangkan formulasi kenaikan upah minimum dan pertumbuhan ekonomi," kata Edward.
Dalam aksi, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan Tolak PP No. 78/2015 Langgar UU No.13/2003 dan MA KKN Langgar UU21/2000 Konferensi ILO Tahun 1987.
Ditemui secara terpisah, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polisi Sektor Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyatno mengatakan polisi akan mengamankan jalannya aksi 24-27 November.
"Personil untuk mengamankan para buruh di daerah Jakarta pusat sekitar 3.106 personil, kondisi unjuk rasa saat ini masih aman," kata Suyatno.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Rudal 'Kiamat' Iran Gempur Israel, Berat Hulu Ledak 1 Ton
-
The Economist Kritik Habis Trump: Perang Anda Melawan Iran Tak Akan Berhasil
-
Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
-
Analis: Perang Iran Tak Kunjung Usai, Siapa yang Paling Untung?
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Lautan Manusia Saksikan Sumpah Setia Mojtaba Khamenei Pemimpin Revolusi Islam Baru di Teheran
-
Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Dituding Pendukung Iran, Remaja Israel Anti Perang: Kami Lebih Takut Fasis dibanding Rudal