Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Prawansa memberikan catatan jika angkutan umum di Indonesia harus ramah disabilitas. Ini untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.
Hal itu dinyatakan dalam "Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) 2015-2019" di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan Tugu tani, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2015).
Mensos mengatakan pemerintah berupaya untuk memenuhi hak penyandang disabilitas. Dalam hal itu mengintegrasikan pada keadilan, kemanusiaan inklusivitas kelompok dan penyandan disabilitas.
"Alat transportasi umum (Bus) dan gedung perkantoran harus ada akses khusus untuk penyandang disabilitas," ujar Khofifah.
Menurut Khofifah, dirinya sudah berkomunikasi kepada beberapa menteri untuk secara khusus menangani hak penyandang disabilitas.
"Ada gedung yang sudah punya jalur khusus penyandang disabilitas tapi malah dipakai untuk parkir," kata Khofifah.
Lanjut Khofifah, menurutnya sudah berapa banyak bus yang sudah punya akses penyandang disabilitas. Ini harus di perbanyak. Sambungnya, hak untuk penyandang disabilitas harus dipenuhi.
"Indonesia mempunyai 2,8 juta orang penyandang disabilitas," catat Khofifah. (Muhamad Ridwan)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing