Suara.com - Kasus anggota Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Sersan Dua Yoyok yang menembak pengendara sepeda motor bernama Marsin Sarmani alias Japra (40) hingga meninggal dunia di Jalan Mayor Oking, Cibinong, Jawa Barat, belum lengkap hingga Rabu (25/11/2015).
"Sekarang masih ditahan di Sub Denpom Cibinong, kalau nanti sudah 30 hari belum lengkap juga berkasnya maka dilakukan perpanjangan penahanan, yaitu 30 berikutnya," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Tatang Sulaiman kepada Suara.com, Rabu (25/11/20150.
Tatang mengatakan kalau berkas perkara tersangka sudah lengkap, Kostrad akan menyerahkan perkara ke oditur (jaksa penuntut) untuk disidang di Pengadilan Militer.
"Kalau Oditur sudah ok, baru dituntut di pengadilan," ujarnya.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah mengatakan senjata api yang dipakai Yoyok untuk menembak kepala Japra sudah ditarik TNI AD. TNI AD pun meminta maaf atas peristiwa tersebut.
Fadhilah menambahkan pengadilan terhadap Yoyok nanti akan dilakukan secara terbuka untuk umum.
Kasus penembakan terjadi pada Selasa (3/11/2015) sekitar jam 16.30 WIB. Bermula saat sepeda motor Honda Supra nomor polisi B 6108 PGX yang dikendarai korban terlibat serempetan dengan mobil Honda CRV warna Silver F 1239 DZ yang dikemudikan Yoyok di Jalan Ciriung.
Kemudian pelaku tidak terima mengejar korban. Sampai di depan SPBU Ciriung, Jalan Mayor Oking, Serda Yoyok mengeluarkan senjata api dan menembak korban di bagian kepala. Korban pun tersungkur dan meninggal di tempat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu
-
Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo
-
Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela
-
Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!
-
KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut
-
Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
-
Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?
-
17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang
-
KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara