Suara.com - ISIS mengklaim bertanggung jawab atas sebuah serangan yang terjadi di Tunisia, hari Selasa (24/11/2015). Serangan yang diarahkan pada sebuah bus pasukan pengamanan presiden (paspampres) Tunisia itu menewaskan sedikitnya 12 orang.
Otoritas Tunisia menyebutkan, serangan dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri. Menyusul insiden tersebut, pemerintah memberlakukan keadaan darurat di seluruh negeri.
"Pengeboman bus ini merupakan sebuah evolusi perilaku para teroris, kali ini mereka menyerang sebuah simbol negara dan di jantung ibu kota pula," kata Perdana Menteri Tunisia Habib Essid dalam sebuah rapat keamanan darurat.
Ini merupakan bom bunuh diri pertama di ibu kota Tunisia, Tunis. Pada bulan Oktober 2013 silam, seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri mereka di sebuah pantai di Sousse, dan sebelumnya seorang pelaku lainnya yang berasal dari kelompok al Qaeda, menyerang sinagoga di Djerba dan menewaskan 21 orang.
Lewat sebuah pernyataannya, Kementerian Dalam Negeri mengatakan, 12 orang tewas dalam ledakan yang diperkirakan berasal dari bahan peledak seberat 10 kilogram. Bahan peledak tersebut diduga diletakkan di dalam tas pelaku atau pada sabuk yang ia kenakan.
"Berdasarkan keterangan awal, si pelaku mengenakan sebuah tas di punggungnya. Ia mengenakan jaket dan headphone. Ia meledakkan diri sesaat setelah masuk ke dalam pintu bus dengan peledak militer," kata pejabat keamanan presiden. (Reuters)
Tag
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga
-
Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu
-
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'
-
Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!
-
Bahlil Ikut Prabowo ke Rusia, Misi Amankan Pasokan Minyak RI di Tengah Gejolak Global
-
Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari
-
Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!
-
Amphuri Kritik Wacana War Tiket Haji: Jangan Abaikan Jemaah yang Antre Puluhan Tahun
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup