Suara.com - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang Klas 1A, Asep Sutandar, menjelaskan bahwa tahanan yang kemarin siang, Selasa (1/12/2015), menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, semuanya adalah terkait kasus narkotika. Dia pun mengakui bahwa empat di antara tahanan itu ternyata telah kabur.
Dikatakan Asep, tahanan yang melakukan persidangan di PN Jakarta Utara kemarin berjumlah 35 orang. Tapi nyatanya, saat dibawa pulang kembali ke Rutan Cipinang, jumlahnya berkurang menjadi hanya 31 tahanan.
"Jam 13.00 WIB berangkat ke PN Jakarta Utara untuk persidangan. Ketika kembali ke rutan jam 19.30 WIB, berkurang empat tahanan," jelas Asep, ketika ditemui di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (2/12).
Terkait hal itu, Asep lebih jauh menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan tahanan tersebut sepenuhnya ke Kejaksaan Negeri Jakarta. Oleh karenanya menurutnya, merekalah (kejaksaan) yang harus bertanggung jawab.
"Lebih baik tanya ke kejaksaan saja. Mereka lebih tahu, karena mereka (tahanan) hilang bukan saat di rutan," kata Asep.
Empat tahanan yang melarikan diri tersebut saat ini sedang dilakukan pengejaran oleh pihak Kepolisian Jakarta Timur. Diberitakan sebelumnya, para tahanan itu kabur saat hendak dipulangkan dari PN Jakarta Utara untuk kembali ke Rutan Cipinang, Selasa malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun