Suara.com - Kepala Kepolisian Resort Jakarta Timur Komisaris Besar Umar Faroq mengatakan ada kelalaian dari petugas Polsek Ciracas Jakarta Timur. Sehingga 7 tahanan bisa kabur dari rumah tahanan (rutan).
Diduga para tahanan yang kabur tersebut menggunakan gergaji untuk membobol terali besi rutan. Umar menduga jika gergaji yang digunakan tahanan didapat dari salah satu keluarga tahanan yang sedang membesuk.
"Ada kelalaian, makanya itu tidak disiplin anggota dalam melaksanakan tugasnya," kata Umar di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/10/2015).
Pihaknya juga sedang menyelidiki mengenai lolosnya gergaji tersebut ke dalam rutan. Saat ini tahanan yang kabur tengah dicari.
"Itu dalam pencarian. Kalau memang ada kita jadikan bukti," katanya.
Saat ini, pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap para petugas yang dianggap lalai menjaga rutan tersebut. Sampai saat ini 2 dari 7 tahanan yang kabur kini sudah menyerahkan diri ke kantor polisi.
"Masih dalam pemeriksaan, siapa yang terkait dalam pelanggaran atau tidak disiplin dalam menjalankan tugas itu akan kita kenakan sanksi disiplin juga," kata Umar.
Sebelumnya, tujuh tahanan Polsek Ciracas dikabarkan telah kabur dari sel pada Senin (19/10/2015) sekira pukul 05.30 WIB. Kaburnya para tahanan pertama kali baru diketahui oleh salah satu tahanan bernama Ahmad Farok.
Dia hanya melihat satu tahanan bernama Albar Sitanggang yang tersisa di sel. Ketujuh tahanan tersebut merupakan tersangka dari berbagai jenis tindak pidana seperti kasus narkoba, kasus uang palsu, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian dengan kekerasan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun