Suara.com - Petugas Polres Metro Jakarta Timur menduga kelima tahanan titipan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara yang melarikan diri telah merencanakan niat untuk menyiram air cabai kepada polisi yang mengawal.
"Salah satu tahanan kabur yang tertangkap mengaku merencanakan kabur dengan menyiramkan air cabai kepada petugas kepolisian," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur Komisaris Polisi Nasriadi di Jakarta, Kamis.
Nasriadi mengungkapkan salah satu tahanan kabur yang kembali tertangkap Nur Hasan mengaku yang menyiram wajah Brigadir Erry Wijaya saat mengawal para terdakwa itu.
Dari keterangan Nur Hasan, seorang terdakwa yang kabur Hengky Sutejo yang merencanakan pelarian itu dengan memesan air cabai kepada istrinya.
Usai menyiramkan air cabai kepada Brigadir Erry, kelima tahanan yakni Nur Hasan, Hengky Sutejo, Desi Sagita, Rio Reynaldo dan Dharma melarikan diri.
Kejadian tahanan kabur itu usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara kemudian rombongan terdakwa itu akan kembali ke Rumah Tahanan Cipinang Jakarta Timur pada Selasa (1/12).
Sesampai di perempatan lampu merah menuju Rutan Cipinang, Nur Hasan menyiramkan air cabai ke arah wajah Brigadir Erry.
Saat ini, petugas gabungan kejaksaan bersama kepolisian masih memburu empat tahanan yang masih buron tersebut.
Sebelumnya, Kepala Rutan Cipinang Jakarta Timur Asep Sutandar menyebutkan aksi melarikan diri tahanan itu merupakan tanggung jawab dari pihak kejaksaan.
Asep menyatakan pihak Rutan Cipinang memberikan izin kepada 82 tahanan guna menjalani persidangan namun jumlah tahanan yang kembali berkurang menjadi 78 orang. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang