Suara.com - Tim SAR Kota Sorong, Papua Barat menghentikan pencarian terhadap Daniel Djahjadi (52), wisatawan yang tenggelam di perairan Kepulauan Misool, Kabupaten Raja Ampat pada akhir November lalu.
Kepala Bidang Operasional Kantor SAR Kota Sorong Karel Rony Ileng di Sorong, Jumat (4/12/2015), mengatakan tim pencari sudah ditarik kembali ke Sorong.
Dia mengatakan operasi pencarian dihentikan karena sudah mencapai tenggat waktu yang ditentukan yakni tujuh hari pencarian sesuai ketentuan Basarnas.
"Segala upaya sudah dilakukan tim untuk mencari korban namun tujuh hari pencarian tidak berhasil ditemukan dan sesuai prosedur pencarian dihentikan," katanya.
Ia mengatakan meskipun operasi pencarian dihentikan dan korban dinyatakan hilang, namun tim SAR terus berkomunikasi dengan pihak keluarga korban maupun nelayan setempat guna mendapatkan informasi keberadaan korban.
"Apabila nantinya ditemukan adanya bukti atau tanda-tanda baru terkait keberadaan korban maka SAR akan kembali melakukan pencarian," ujarnya.
Daniel Djahjadi hilang saat menyelam di perairan Pulau Dua Distrik Misool, Kabupaten Raja Ampat pada Rabu (28/11/2015). Korban menyelam bersama beberapa rekannya namun hingga sore hari korban tidak kembali ke kapal dan dinyatakan hilang sampai saat ini. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya