Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher mengimbau agar seluruh pengendara yang melintasi Jalan Tol Cipali untuk menghindari faktor human error agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas di jalan tol tersebut.
"Saya khawatir kecelakaan kemarin dan tadi pagi di Tol Cipali itu karena human error, pengemudi ngantuk, kecepatan tinggi akhirnya hilang kendali terjadi lah kecelakaan," ujar Aher usai menghadiri acara "Sehari Bersama Polisi Lalu Lintas Launching SIM Online Se-Indonesia Polda Jabar 2015", di Bandung, Minggu (6/12/2015).
Pihaknya terus berkoordinasi dengan pengelola Jalan Tol Cipali dan kepolisian jika fasilitas penunjang seperti rest area dan reflector di bahu jalan belum lengkap agar dilengkapi.
"Kalaupun sekarang di Tol Cipali masih ada sarana yang belum lengkap. Tentunya saya yakin pengelola akan melengkapinya. Intinya agar hati-hati dan hindari faktor human error ketika melintasinya," ujar Aher.
Sepekan ini, dua kecelakaan terjadi di Jalan Tol Cipali, yakni pertama pada Kamis (3/12) sebanyak 11 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di KM 137 di ruas tol Cipali, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Minggu subuh sekitar pukul 04.00 tadi, sebanyak enam orang meninggal dunia akibat tabrakan mobil di jalan tol Cipali KM 128.200 di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Kepala Bagian Humas Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan mobil Daihatsu Luxio dengan nomor plat D 1277 ZJ yang mengangkut 11 penumpang itu diduga melaju tak terkendali kemudian menabrak kendaraan yang melaju di depannya.
Ia menuturkan Daihatsu Luxio yang dikemudikan Suyanto dari arah Cikopo menuju Palimanan, Cirebon, melaju tak terkendali dan menabrak kendaraan di depannya.
"Mobil yang ditabrak belum diketahui identitasnya," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China