Suara.com - Donald Trump, politisi Partai Republik yang mencalonkan diri menjadi presiden, dikenal dengan pernyataan-pernyataannya yang kontroversial. Sebelumnya, Trump jadi sorotan setelah menyerukan pengawasan masjid dan pelarangan Muslim masuk Amerika Serikat.
Pada kesempatan yang sama, Trump menyerukan penghentian layanan internet supaya tak bisa lagi digunakan anak-anak. Pasalnya, menurut Trump, internet mendorong terjadinya radikalisasi.
"Kita harus melakukan sesuatu dengan internet," kata Trump seperti dikutip The Independent.
Menurut Trump, anak-anak Amerika Serikat ingin menjadi otak (pelaku teror) karena menggunakan internet. Untuk itu, Trump mengaku akan menggandeng begawan teknologi Bill Gates untuk memuluskan niatnya.
"Kita kehilangan banyak orang karena internet. Kita harus menemui Bill Gates dan orang-orang lain yang benar-benar memahami apa yang tengah terjadi," ungkap Trump.
"Kita harus berbicara dengan mereka tentang, mungkin dalam beberapa hal, menutup internet. Ada yang akan bilang, 'Oh kebebasan berpendapat, kebebasan berpendapat'. Ini semua orang-orang yang konyol," bebernya.
"Kita biasa menyebutnya mayoritas yang diam," sambung Trump.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah kampanye di atas USS Yorktown, kapal induk AS yang dipakai pada Perang Dunia II di South Carolina. Berdasarkan sebuah polling kandidat capres yang digelar sebelum acara tersebut, posisi Trump berada di bawah Ted Cruz, saingannya di Partai Republik yang mengumpulkan lima persen poin lebih banyak.
Tag
Berita Terkait
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Rakyat AS Desak Anak Donald Trump Dikirim ke Iran: Jangan Jadi Pecundang!
-
Durasi Perang Iran Tidak Pasti, Donald Trump Plin-plan?
-
Infantino Bawa Pesan Trump untuk Iran: Izin, Kalian Tetap Main kan di Piala Dunia 2026?
-
Donald Trump Kini Persilakan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah