Suara.com - Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Polisi Musyafak jika satu jenazah korban tabrakan mau Metromini vs KRL yang telah teridentifikasi sudah diserahkan ke pihak keluarga. Korban yang telah terindentifikasi yakni Andi (38) warga Desa Banyu Asih RT 02/01, Kelurahan Banyu Asih, Mauk, Tangerang.
"Sudah kemarin atas nama Andi. Clear. Kemarin sore sudah diserahkan. Sudah 100 persen, diserahkan ke keluarganya," kata Musyafak saat dihubungi wartawan, Rabu (9/12/2015).
Menurut Musyafak, pihak keluarga telah menjemput jenazah pada Selasa, (8/12/2015) kemarin di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
"Dijemput keluarganya sore pukul 16.00 WIB," katanya.
Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan seorang korban tewas kecelakaan kereta rel listrik (KRL) commuterline dan metromini belum teridentifikasi, karena tidak ada keluarga yang mengambil di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
"Satu korban belum dikenali karena masih di RSCM," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto di Jakarta, Selasa (8/12/2015).
Lelaki itu merupakan salah satu dari 18 korban yang tewas dari kecelakaan maut antara KRL dengan Metromini jurusan Kota-Kalideres di pintu perlintasan Angke Jakarta Barat, Minggu (6/12/2015) kemarin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM