Suara.com - "Exit poll" yang dilakukan Surabaya Consulting Group (SCG) menyebutkan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Risma-Whisnu di Pilkada Surabaya, Rabu unggul 81 persen sedangkan pasangan Rasiyo-Lucy hanya 19 persen.
"Exit poll yang dilakukan tim SCG hingga pukul 13.00 WIB, Risma-Whisnu unggul," kata Direktur Eksekutif SCG Consulting Didik Prasetiyono, di kantor Tim Pemenangan Risma-Whisnu, di Jalan Kapuas Surabaya, Rabu (9/12/2015).
Menurut didik, "exit poll kali" ini menggunakan sampling 4.000 responden yang tersebar di 400 tempat pemungutan suara (TPS) dengan "margin error" lima persen.
"Total data yang dimasukkan 100 persen," ujarnya.
Ia mengatakan "exit poll" ini merupakan tata cara penghitungan cepat dengan menantikan orang yang baru keluar dari TPS untuk kemudian dimintai pendapat.
"Dengan demikian Pilkada Surabaya dipastikan dimenangkan Risma-Whisnu. Tapi kita tunggu "real count" yang akan dipublis pada sore ini, semoga tidak jauh berbeda" ujarnya.
Perolehan suara tingkat kecamatan yang paling tinggi di antaranya Pabean Cantikan dengan 92 persen untuk Risma-Whisnu dan 10 persen untuk Rasiyo-Lucy. Disusul Lakarsantri Risma-Whisnu 93 persen dan Rasiyo-Lucy 7 persen, Karangpilang Risma-Whisnu 94 persen, Rasiyo-Lucy 6 persen.
"Yang paling tinggi Kecamatan Wiyung Risma-Whisnu 97 persen, dan Rasiyo-Lucy 3 persen, sedangkan terendah di Bulak Risma-Whisnu 62 persen dan Rasiyo-Lucy 38 persen," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik