Suara.com - Atlet ganda putri pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menang atas pasangan Belanda Eefje Muskens/Selena Piek dalam pertandingan penyisihan grup B ganda putri turnamen BWF World Super Series Finals 2015 di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu.
"Lawan sudah bisa menebak pola permainan kami pada game kedua. Padahal, kami berhasil menjalankan strategi A dengan baik pada game pertama," kata Greysia di Dubai seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam situs resmi mereka, Rabu malam.
Pasangan putri andalan Indonesia itu menaklukkan Muskens/Piek dengan skor 21-13, 21-17 dalam pertandingan yang berlangsung selama 44 menit.
Setelah merebut game pertama, Greysia/Nitya kecolongan poin pada game kedua dari ganda putri Belanda itu menjadi 7-14 meskipun Indonesia berhasil membuka kemenangan 7-3.
Namun, pasangan Merah-Putih itu mengembalikan kedudukan pada akhir game kedua dan menuntaskan pertandingan dengan skor 21-17.
Greysia/Nitya mengakui hebatnya penampilan Muskens/Piek pada super series finals meskipun kedua pasangan itu baru pertama kali bertanding.
"Semula, kami kurang memvariasikan strategi permainan. Tapi, kami mencoba bermain lebih tenang dan mengubah pola permainan dengan lebih variasi," kata Greysia.
Greysia menambahkan kesiapan dan fokus saat pertandingan menjadi kunci kemenangan pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Pada pertandingan penyisihan grup B ganda putri yang akan berlangsung Kamis (10/12), Greysia/Nitya akan menghadapi pasangan Tiongkok Tian Qing/Zhao Yunlei.
Greysia/Nitya hanya berhasil mengamankan satu kali kemenangan dari lima kali pertemuan mereka dengan Tian/Zhao.
"Kami harus lebih siap bermain untuk besok dibanding hari ini. Kami bukan hanya harus siap tenaga, melainkan juga fokus saat bertanding di lapangan," kata Nitya.
Turnamen BWF World Super Series Finals 2015 yang berlangsung pada Rabu (9/12) hingga Minggu (13/12) di Dubai, Uni Emirat Arab, itu memperebutkan hadiah total sebesar satu juta dolar AS. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan
-
Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari