Suara.com - Dua ganda andalan Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, akhirnya juga harus tumbang pada pertandingan putaran semifinal turnamen super series Hongkong Terbuka 2015.
Pasangan putri Greysia/Nitya, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial PBSI, Sabtu (21/11) malam, kalah dari ganda putri Tiongkok Tang Yuanting/Yu Yang dalam dua game langsung 20-22, 11-21.
"Kualitas kami sebenarnya setara dengan lawan. Hanya mereka dapat merebut game pertama sehingga kepercayaan dirinya meningkat. Salah satu pemain mereka, Yu Yang, adalah pemain yang lebih berpengalaman dibanding kami. Dia lebih tenang pada poin-poin terakhir," kata Greysia.
Greysia mengaku kalah dalam menjaga ketenangan saat bermain dibanding Yu Yang meskipun keduanya adalah pemain penentu strategi permainan.
Sementara, ganda putra Hendra/Ahsan tersingkir pada putaran semifinal setelah kalah dari pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen dalam tiga gama 21-14, 12-21, dan 16-21.
Meskipun sukses merebut game pertama, Hendra/Ahsan kewalahan menghadapi Boe/Mogensen pada game kedua yang telah mengubah pola permainan.
"Pertahanan lawan lebih rapat," kata Hendra. Sedangkan Ahsan menilai ganda Denmark itu tampil lebih baik setelah mengubah pola permainan.
"Pada game ketiga, bola kami banyak yang keluar lapangan. Kami pikir bola sudah jatuh di dalam garis, ternyata justru keluar garis. Tapi, itu memang bukan alasan dan lawan yang lebih bagus pada game kedua dan ketiga," kata Ahsan.
Kekalahan dari Boe/Mogensen itu sekaligus mengurangi dominasi Hendra/Ahsan dalam catatan pertemuan kedua ganda putra itu. Hendra/Ahsan belum pernah kalah dari Boe/Mogensen pada empat pertemuan sebelumnya.
Kekalahan Hendra/Ahsan pada semifinal Hong Kong Terbuka 2015 berarti kekalahan wakil Indonesia pada turnamen berhadiah total 350 ribu dolar AS itu.
Atlet tunggal putra pelatnas PBSI Anthony Sinisuka Ginting telah tersingkir lebih awal pada putaran semifinal. Anthony kalah dari wakil Cina, Tian Houwei 21-18, 11-21, 6-21.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China